Bab 2 : Masyarakat
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Keluarga bahasa
Sanskerta :
"kulawarga" ; "ras" dan "warga" yang berarti
"anggota" adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih
memiliki hubungan darah.
Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu,
terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.
Keluarga
adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan
Bab 4 : Pemuda
Pemuda adalah golongan manusia-manusia muda yang masih memerlukan
pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjukan dan
mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di indonesia dewasa ini
sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan.
Keragaman tersebut pada dasarnya
tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda,
Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di
lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengaruh yang besar
pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat, proses demikian itu
bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung
sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik
kulminasi.
BAB 5 WARGANEGARA
Kewarganegaraan
(bahasa
Inggeris: citizenship) merupakan keahlian kepada sebuah komuniti politik
(iaitu, sebuah bandar
pada asalnya, tetapi kini lebih biasa merupakan sebuah negara)
yang membawa hak-hak penyertaan politik. Seorang individu yang mempunyai
keahlian ini dipanggil Warganegara.
Biasanya, kewarganegaraan bersepadan dengan kerakyatan
(bahasa Inggeris: nationality). Bagaimanapun, kedua-dua istilah ini
harus dibezakan. Seorang warganegara mempunyai hak-hak untuk menyertai bidang
politik negerinya, seperti mengundi ataupun menjadi calon pilihan raya,
sedangkan seorang rakyat tidak seharusnya mempunyai hak-hak tersebut, walaupun
biasanya mereka mempunyainya.
Kewarganegaraan berasal daripada hubungan di sisi
undang-undang dengan sebuah negara. Sebaliknya, kerakyatan biasanya berasal
daripada tempat kelahiran, iaitu jus soli) dan, kekadangnya daripada keetnikan,
iaitu jus sanguinis). Tambahan pula,
kewarganegaraan boleh diserahkan melalui penyerahan kewarganegaraan
dan diperolehi melalui pewarganegaraan.
BAB
6 PELAPISAN SOSIAL
Pelapisan
sosial atau stratifikasi sosial (social
stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat
secara vertikal (bertingkat).
Kriteria atau ukuran yang umumnya
digunakan untuk mengelompokkan para anggota masyarakat ke dalam suatu lapisan
tertentu.
- Kekayaan
atau sering juga disebut ukuran ekonomi. Orang yang memiliki harta benda
berlimpah (kaya) akan lebih dihargai dan dihormati daripada orang yang
miskin
- Keturunan.Ukuran
keturunan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan. Keturunan yang
dimaksud adalah keturunan berdasarkan golongan kebangsawanan atau
kehormatan.
- Kepandaian
dan penguasaan ilmu pengetahuan. Seseorang yang berpendidikan tinggi dan
meraih gelar kesarjanaan atau yang memiliki keahlian/profesional dipandang
berkedudukan lebih tinggi, jika dibandingkan orang berpendidikan rendah.
Status seseorang juga ditentukan dalam penguasaan pengetahuan lain,
misalnya pengetahuan agama, ketrampilan khusus, kesaktian, dsb.
BAB 7 MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat
(sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk
sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar
interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan
antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen
(saling tergantung satu sama lain).
Masyarakat perkotaan merupakan
masyarakat yang tinggal di perkotaan yakni daerah yang lebih maju dan
berkembang disebut juga urban community, yang memiliki ciri-ciri sebagai
berikut :
- Kehidupan agama mulai kendor
- Memiliki sifat individual yang
tinggi
- Pembagian kerja lebih tegas
- Lapangan pekerjaan lebih luas
- Pola pikir rasional
- Perubahan sosial tampak nyata
BAB 8 INTEGRASI MASYARAKAT
Integrasi berasal dari
bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan
atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses
penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan
masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki
keserasian fungsi.
Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu
keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas
terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan
kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian,
yaitu :
1.Pengendalian terhadap konflik dan
penyimpangan social dalam suatu social social tertentu
2.Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan social-unsur
tertentu.
Sedangkan yang disebut integrasi social adalah jika
yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah social-unsur
social atau kemasyarakatan.
BAB
9 TEKNOLOGI
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk
menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan
pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah
tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan
penciptaan roda
telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka.
Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak,
telepon, dan Internet, telah
memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi
dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global.
Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata
penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan
sampai senjata nuklir.
BAB 10 AGAMA
Agama adalah sebuah koleksi terorganisir
dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia
dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Banyak agama
memiliki narasi,
simbol, dan
sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup dan / atau
menjelaskan asal usul kehidupan atau alam semesta. Dari keyakinan mereka
tentang kosmos
dan sifat manusia, orang
memperoleh moralitas, etika,
hukum agama atau gaya hidup
yang disukai. Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di dunia.
Beberapa akademisi mempelajari subjek telah membagi agama menjadi tiga kategori :
- agama-agama dunia, sebuah istilah yang mengacu pada yang transkultural, agama internasional;
- agama pribumi, yang mengacu pada yang lebih kecil, budaya-tertentu atau kelompok agama-negara tertentu, dan
- gerakan-gerakan keagamaan baru, yang mengacu pada agama baru ini dikembangkan








